Artikel

PERUM LKBN ANTARA DAN KEMKOMDIGI RESMI MEMULAI PELAKSANAAN PSO BIDANG PERS TA 2026

PERUM LKBN ANTARA DAN KEMKOMDIGI RESMI MEMULAI PELAKSANAAN PSO BIDANG PERS TA 2026
Dirjen Komunikasi Publik dan Media Kemkomdigi Fifi Aleyda Yahya menyampaikan sambutan pada acara Kick Off Pelaksanaan PSO Bidang Pers Tahun 2026 di ANTARA Heritage Center, Jakarta, Selasa (14/4). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja.


Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA secara resmi memulai pelaksanaan program Public Service Obligation (PSO) Bidang Pers Tahun Anggaran 2026, yang ditandai dengan pertemuan strategis antara jajaran manajemen ANTARA dengan Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media (KPM) Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) RI.

Dalam sambutannya, Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pemerintah yang telah memasuki tahun ke-18 dalam memberikan amanah PSO kepada ANTARA. Ia menegaskan bahwa PSO tahun ini akan fokus pada penguatan narasi kedaulatan pangan, energi, serta ekonomi yang produktif dan inklusif.

"Amanah PSO ini bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan wujud nyata pengabdian kita dalam mencerdaskan bangsa melalui informasi yang akurat dan berimbang," ujar Benny dalam pelaksanaan kegiatan kick-off pelaksanaan PSO Bidang Pers di Antara Heritage Center, Jakarta, Selasa (14/4).

Sementara itu, Direktur Jenderal KPM Kemkomdigi RI Fifi Aleyda Yahya menegaskan bahwa PSO Pers merupakan instrumen strategis untuk memastikan masyarakat di seluruh pelosok negeri mendapatkan informasi yang berkualitas dan kredibel. 

Menurut Fifi, peran ANTARA di tengah disrupsi informasi sangat krusial, bukan hanya sebagai pelaksana teknis, melainkan sebagai rujukan utama informasi publik nasional.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya relevansi konten di masa sekarang. Fifi menyebutkan bahwa keberhasilan PSO tidak lagi hanya diukur dari kuantitas berita yang diproduksi, tetapi seberap besar dampak dan keberpihakannya pada kebutuhan publik. 

Oleh karena itu, Fifi mendorong ANTARA untuk mengadopsi pendekatan yang lebih kreatif dalam penyampaian pesan.

"Saya ingin mendorong pendekatan yang lebih kreatif, seperti penguatan storytelling, visualisasi data, atau grafis yang menarik. Cara menyampaikan pesan sama pentingnya dengan isi pesan itu sendiri," jelas Fifi.

Meski mendorong pencapaian engagement yang tinggi di media sosial, Fifi mengingatkan agar seluruh konten tetap berpijak pada prinsip akuntabilitas dan tata kelola yang baik.

Acara kick-off ini juga menjadi momentum bagi Perum LKBN ANTARA untuk memperkuat komitmen adaptasi teknologi agar produk informasi dalam bentuk teks, foto, audio visual, hingga infografik dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara efektif dan efisien. Penugasan ini diharapkan mampu membangun atmosfer kinerja media yang lebih tertata dan akuntabel.

Kegiatan yang berlangsung hangat ini diakhiri dengan penjelasan teknis oleh Sekretaris Direktorat Jenderal KPM Very Radian Wicaksono dan Ketua Tim Monev Nursodik Gunarjo, serta sesi ramah tamah antara tim Kemkomdigi dengan jajaran redaksi serta tim PSO Perum LKBN ANTARA.

(Cathelya/Satyagraha/Sekretariat Perusahaan)