Manajemen - Dewan Pengawas



Sutrimo

Sutrimo

Ketua Dewan Pengawas

Dr. Drs. Sutrimo MM, M,Si secara resmi ditetapkan menjadi Ketua Dewas yang baru menggantikan Bapak D.J. Nachrowi sesuai dengan Surat Keputusan Menteri BUMN selaku wakil pemerintah sebagai pemilik modal Perum LKBN ANTARA, Nomor: SK-173/MBU/8/2017 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-anggota Dewan Pengawas Perum LKBN ANTARA, tanggal 29 Agustus 2017 untuk masa jabatan hingga lima tahun.

Bapak kelahiran Kudus pada tanggal 14 Juli tahun 1957 ini menyelesaikan pendidikan Sekolah Menengah Atasnya di Kudus dan kemudian melanjutkan ke Fakultas Ilmu Komunikasi sebelum kemudian menempuh Program Magister Manajemen, Program Magister Kajian Pertahanan Nasional dan meraih Doktor Ilmu Administrasi Publik di Universitas Brawijaya, Malang.

Saat diangkat sebagai Ketua Dewan Pengawas Perum LKBN Antara Sutrimo menjabat sebagai Direktur Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI.

Pria yang memiliki hobi jalan kaki, membaca buku politik, pertahanan dan agama dan tinggal di kawasan Tangerang Selatan ini telah banyak melakukan perjalanan dinas baik di dalam maupun di luar negeri.

Sutrimo menapak karirnya sebagai Koordinator Siaran Kenegaraan di TVRI Stasiun Jakarta sebelum kemudian pindah ke TVRI Stasiun Palangkaraya, TVRI Stasiun Jogyakarta dan kemudian dipercaya menjadi Direktur TVRI ketika TVRI berbentuk Perusahaan Jawatan. Setelah itu, Bapak dari tiga putra dan putri ini memulai karirnya di Departemen Pertahanan – saat itu dan kini menjadi Kementrian Pertahanan RI – sampai menduduki pucuk pimpinan di Ditjen Pothan Kemhan yang bertanggung jawab   melaksanakan fungsi penyelenggaraan pertahanan  negara  di bidang potensi pertahanan.

 

Santoso

Santoso

Anggota Dewan Pengawas

Santoso, adalah pria kelahiran Cilacap, 3 November 1964 dan berdomisili di Serpong, Tangerang Selatan. Santoso menyelesaikan pendidikan S1 Fakultas Teknologi Pertanian, Institut  Pertanian Bogor, 1989. Beliau diangkat menjadi anggota Dewan Pengawas Perum LKBN Antara periode tahun 2017 untuk periode hingga lima tahun hingga tahun 2022.

Santoso memulai karirnya sebagai jurnalis tahun 1989, ketika ia bergabung dengan Kantor Berita Nasional Indonesia (KNI).  Tahun  berikurnya, ia pindah ke koran Bisnis Indonesia, dan bekerja di sana sampai 1993.  Selanjutnya, ia bekerja di majalah Forum Keadilan hingga 1995.

Santoso juga merupakan pendiri Kantor Berita Radio, KBR, kantor berita radio independen terbesar di Indonesia. Ia menjabat Direktur Utama KBR selama periode 2000-2015, dan sebelum ditetapkan menjadi anggota Dewan pengawas Perum LKBN Antara, jabatan terakhirnya adalah Komisaris Utama Radio KBR.

Beliau juga pernah menjadi Ketua Presidium Aliansi Jurnalis Independen, (AJI), 1995-1996. Pernah menjadi anggota Dewan Pers 2003-2006.

 

Deddy Hermawan

Deddy Hermawan

Anggota Dewan Pengawas

Deddy Hermawan, adalah pria kelahiran Lumajang, 15 Desember 1970 dan berdomisili di Jatipadang Pasar Minggu. Deddy Hermawan menyelesaikan pendidikan S1 Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya, pada tahun 2005. Pada Februari 2016, Beliau diangkat menjadi anggota Dewan Pengawas Perum LKBN Antara periode tahun 2016 untuk periode lima tahun hingga tahun 2021 mendatang.

Beliau banyak memiliki pengalaman di bidang industri infrastruktur telekomunikasi, antara lain pernah menjabat sebagai Manajer Urusan Eksternal Tower Business Unit pada tahun 2008, dan menjadi Spesialis Kebijakan Regulatory Department pada tahun 2008-2013 di PT Excelcomindo Pratama, Jakarta. Beliau juga pernah menjadi General Manager Kerjasama Penyedia dan Kebijakan pada PT Proffesional Telekomunikasi Indonesia pada tahun 2013, kemudian menjabat sebagai staf khusus Menteri Komunikasi dan Informatika bidang Media dan Humas.